Cari Blog Ini

Minggu, 08 Desember 2013

BATAK & JEPANG BISA SAMA

Masyarakat Batak sejak dari sebelum Idonesia merdeka sudah disebut sebagai BANGSO BATAK, ya memang karena telah memenuhi kriteria untuk disebut sebagai sebuah bangsa.

Batak punya benderanya sendiri yang berwarna hitam putih merah, Batak punya bahasa sendiri, Batak juga punya sistem penanggalan sendiri, Bahkan mereka punya aksara sendiri yang disebut dengan Surat Batak. Sayangnya buku-buku peninggalan bangso batak yang berupa Lak-lak Batak atau disebut juga Pustaha Batak, sudah sangat jarang ditemukan di Tano Batak bahkan di museum batak sendiri. Malahan lak-lak Batak tersebut banyak tersusun rapi di sebuah museum di Jerman. (jadi kalau mau belajar sejarah batak pergilah ke Jerman).

Tapi kali ini kita tidak sedang membahas tentang sejarah Bangso Batak secara detail (gak ada uang buat modal ke Jerman bro.. hehehe), kita hanya akan melihat kesamaan antara Batak dengan Jepang. kebetulan penulis pernah belajar bahasa Jepang dan budayanya dan kebetulan juga penulis sedang tinggal di Tano Batak.
Langsung saja yuukk..
  1.  Bangso Batak memiliki silsilah marga begitu juga dengan Bangsa Jepang ada Honda, Yamaha, Suzuki (pokoknya segala pabrik motor Jepang deh)
  2.  Bangso Batak memiliki aksara sendiri yang disebut Surat Batak sama seperti Jepang dengan hurufnya yaitu Hiragana dan Katakana, (sorry yah gak bisa nampilkan masing-masing fotonya namanya juga lagi blajarngeblog :-) )
  3. Pada dasarnya orang Batak punya agama asli mereka sendiri yaitu Agamo Malim atau Parmalim begitu juga dengan Bangsa Jepang dengan agama nenek moyang mereka yaitu Shinto (secara spesifik akan dipostingkan lain kali ya..) 
  4. Suara Orang Batak terkenal keras dan tegas terutama Batak Toba demikian jug kita tau nada suara penjajah Indonesia selama 3,55 tahun itu,
  5. Bangso Batak punya tradisi unik yang juga dimiliki oleh Orang Jepang yaitu tradisi mengumpulkan tulang belulang keluarga yang sudah meninggal ke dalam satu tempat/kuburan. (lumayan nih menghemat tempat), 
  6. Ada sebuah legenda yang sangat populer dari Tano Batak yaitu legenda terjadinya Tao Toba / Danau Toba, pada legenda ini seorang pemuda bernama Toba yang memperistri seorang perempuan jelmaan seekor ikan dan melahirkan seorang anak bernama Samosir .....hingga akhir cerita (crita lengkapnya tanya emak masing-masing ya). Nah crita dengan karakter yang sama juga terdapat pada hikayat rakyat Jepang dengan judul Uo Nyoubou yang artinya istri ikan.



mungkin masih banyak lagi kesamaan yang penulis belum dapatkan. Tapi dilihat dari persamaan-persamaan di atas, sebenarnya Bangso Batak bisa maju layaknya NIPON/JEPANG, kedua bangsa ini memiliki potensi alam yang cukup, mereka adalah pekerja keras dan punya SDM yang memadai (buktinya banyak halak Batak yang jadi Politisi dan Pengacara sukses di ibu kota, ya kann)
ayo majulah BANGSO BATAK.

Bahkan ada yang berani menyimpulkan bahwa nenek moyang Orang Batak adalah Orang Jepang, atau paling tidak kawan-kawannyalah konon ada orang Jepang bernama Tuan Samo / Samo san.  Jadi ketika sang petualang Marcopolo atau Colombus sampai di Tano Batak mereka bertemu dengan Mr. Samo dan terjadilah dialog ;

Marcopolo :"What your name?"
Mr. Samo : "My name Samo sir"
Colombus : "Ohh Samosir, your name is Samosir."

Maka jadilah nenek moyang orang Batak bernama SAMOSIR.




 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar