Masyarakat Batak sejak dari sebelum Idonesia merdeka sudah disebut sebagai BANGSO BATAK, ya memang karena telah memenuhi kriteria untuk disebut sebagai sebuah bangsa.
Batak punya benderanya sendiri yang berwarna hitam putih merah, Batak punya bahasa sendiri, Batak juga punya sistem penanggalan sendiri, Bahkan mereka punya aksara sendiri yang disebut dengan Surat Batak. Sayangnya buku-buku peninggalan bangso batak yang berupa Lak-lak Batak atau disebut juga Pustaha Batak, sudah sangat jarang ditemukan di Tano Batak bahkan di museum batak sendiri. Malahan lak-lak Batak tersebut banyak tersusun rapi di sebuah museum di Jerman. (jadi kalau mau belajar sejarah batak pergilah ke Jerman).
Tapi kali ini kita tidak sedang membahas tentang sejarah Bangso Batak secara detail (gak ada uang buat modal ke Jerman bro.. hehehe), kita hanya akan melihat kesamaan antara Batak dengan Jepang. kebetulan penulis pernah belajar bahasa Jepang dan budayanya dan kebetulan juga penulis sedang tinggal di Tano Batak.
Langsung saja yuukk..